Kalaulah kita merenungkan perjalanan kita dalam kehidupan dunia yang fana ini, ternyata semuanya berjalan begitu cepat dan singkat. Detik demi detik, menit demi menit, jam berubah menjadi hari, hari menjelma menjadi pekan, pekan menjadi bulan dan tidak terasa sebentar lagi kita akan menjumpai suatu bulan yang begitu dirindukan oleh orang-orang yang sholeh. Orang-orang yang begitu mencintai ketaatan dan ibadah kepada Alloh. Bulan yang dirindukan oleh orang-orang sholeh terdahulu hingga hari ini.
Dan bahkan bulan itu sangat dirindukan oleh orang-orang yang ingin kembali kepada Alloh, ingin bertaubat kepada Alloh setelah sekian lama berkubang dengan dosa dan maksiat.
Rasanya aroma bulan ramadhan tahun lalu masih terasa seperti hari kemarin, maka itu kita harusnya menyadari bahwasanya hidup itu singkat, namun perjalanan masih panjang. Sedangkan bekal yang kita miliki sangatlah sedikit. Alloh pun menyediakan kita bulan ramadhan agar kita benar-benar bisa mendapatkan bekal yang melimpah ketika hari itu datang. Hari dimana kain kafan yang dijual hari itu adalah kain kafan yang akan dipakaikan ke tubuh kita yang sudah kaku. Ketika hari itu tiba, kita baru sadar  ternyata bekal terbaik adalah iman dan amal sholih.
Maka itu maasyiral muslimin janganlah kita sia-siakan bulan ramadhan tahun ini. Kita tidak tahu apakah tahun depan kita masih ada umur, tidak ada yang menjamin usia muda tidak akan dihampiri oleh malaikat maut. Bahkan kita tidak bisa memastikan bahwa satu detik ke depan adalah milik kita, kita tidak bisa memastikan 1 jam ke depan adalah milik kita, kita tidak bisa menjamin apakah besok hari kita masih bisa bernafas.
Sesungguhnya ma'asyiral muslimin bulan ramadhan adalah tamu mulia yang ditunggu-tunggu kedatangannya oleh orang-orang yang beriman. Maka itulah Alloh hanya memanggil orang yang beriman ketika memerintahkan ibadah puasa di bulan ramadhan :
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Kita semua berharap kepada Allah agar disampaikan kepada bulan ramadhan, mendapat kebaikan dan keberkahannya. Allohumma ballighna ramadhan.
-شهر الصيام والقيام وتلاوة القرآن ، شهر الذكر والاستغفار والدعاء والمناجاة ، شهر الجود  والعطاء والإحسان
-إن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: « هذا شهر رمضان قد جاءكم فيه تفتّح أبواب الجنة وتغلَّق أبواب النار وتصفّد الشياطين »
 -وثبت في سنن الترمذي وغيره عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: « وَلِلَّهِ عُتَقَاءُ مِنْ النَّارِ وَذَلكَ كُلُّ لَيْلَة » .
-{ قُلْ بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَلِكَ فَلْيَفْرَحُوا هُوَ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُونَ } [يونس:58]
-إن الفرح بقدوم هذا الشهر ومعرفة فضله ومكانته لمن أعظم الأمور المعِينة على الجد والاجتهاد فيه ، ولم يضيِّع كثير من الناس الطاعة في هذا الشهر الكريم والإقبال على الله جلّ وعلا إلا من جهلٍ منهم بقيمته ومكانته
-أن الله جعل فيه ليلة القدر، التي هي خير من ألف شهر، كما قال تعالى: إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ. وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ. لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ. تَنَزَّلُ الْمَلائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ. سَلامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ  القدر / 1-5. وقال أيضا:  إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ  الدخان / 3.
-أن النبي صلى الله عليه وسلم  قال:  إنه من قام مع الإمام حتى ينصرف كتب له قيام ليلة 
-أن النبي صلى الله عليه وسلم قال:  من صام رمضان إيمانا واحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه.   وفيهما البخاري ( 2008 )، ومسلم ( 174 ) أيضا أن النبي صلى الله عليه وسلم:  من قام رمضان إيمانا واحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه.


Post a Comment

أحدث أقدم