Terjemah dan harakat kitab Mukhtashor Hilyah Thalibil Ilmi bagian 3
- مُلَازَمَةُ خَشْيَةِ اللَّهِ تَعَالَى:

التَّحَلِّي بِعِمَارَةِ الظَّاهِرِ وَالْبَاطِنِ بِخَشْيَةِ اللَّهِ – تَعَالَى - مُحَافِظًا عَلَى شَعَائِرِ الْإِسْلَامِ، وَإِظْهَارِ السُّنَّةِ وَنَشْرِهَا بِالْعَمَلِ بِهَا وَالدَّعْوَةِ إِلَيْهَا.

Selalu takut kepada Allah Ta’ala:

Berhias diri dengan membangun lahir dan batin dengan sikap takut kepada Allah Ta’ala, menjaga syi'ar-syi'ar islam, menampakkan sunnah dan menyebarkannya dengan mengamalkan dan berdakwah kepadanya.

فَالْزَمْ خَشْيَةَ اللَّهِ فِي السِّرِّ، وَالْعَلَنِ، فَإِنَّ خَيْرَ الْبَرِيَّةِ مَنْ يَخْشَى اللَّهَ -تَعَالَى-، وَمَا يَخْشَاهُ إِلَّا عَالِمٌ، وَلَا يَغِبْ عَنْ بَالِكَ أَنَّ الْعَالِمَ لَا يُعَدُّ عَالِمًا إلَّا إذَا كَانَ عَامِلًا، وَلَا يَعْمَلُ الْعَالِمُ بِعِلْمِهِ إِلَّا إِذَا لَزِمَتْهُ خَشْيَةُ اللَّهِ.

Hendaklah engkau selalu takut kepada Allah Ta’ala dalam kesendirian dan bersama orang banyak. Sesungguhnya sebaik-baik manusia adalah yang takut kepada Allah Ta’ala, dan tidak takut kepada-Nya kecuali orang yang berilmu. Dan jangan hilang dari ingatanmu bahwa seseorang tidak dipandang alim kecuali apabila ia mengamalkan, dan seorang alim tidak mengamalkan ilmunya kecuali apabila ia selalu takut kepada Allah Ta’ala.
- دَوَامُ الْمُرَاقَبَةِ:

التَّحَلِّي بِدَوَامِ الْمُرَاقَبَةِ لِلَّهِ -تَعَالَى - فِي السِّرِّ وَالْعَلَنِ، سَائِرًا إِلَى رَبِّكَ بَيْنَ الْخَوْفِ وَالرَّجَاءِ، فَإِنَّهُمَا لِلْمُسْلِمِ كَالْجَنَاحَيْنِ لِلطَّائِرِ.

-Senantiasa muraqabah:

Berhias diri dengan senantiasa muraqabah kepada Allah Ta’ala dalam kesendirian dan kebersamaan, berjalan kepada Rabb-nya di antara sikap khauf (takut) dan raja` (mengharap), bagi seorang muslim kedua sifat itu bagaimana dua sayap bagi burung.

فَأَقْبَلَ عَلَى اللَّهِ بِكُلِّيَّتِكَ، وَلِيَمْتَلِئَ قَلْبُكَ بِمَحَبَّتِهِ، وَلِسَانِكَ بِذِكْرِهِ، وَالِاسْتِبْشَارِ وَالْفَرَحُ وَالسُّرُورِ بِأَحْكَامِهِ وَحُكْمِهِ سُبْحَانَهُ.

Maka menghadaplah kepada Allah dengan secara menyeluruh, agar hatimu dipenuhi dengan kecintaan kepada-Nya, dan lisanmu berdzikir kepada-Nya, serta bergembira, bahagia dan senang dengan hukum-hukum Nya dan kebijaksanaan-Nya Yang Maha Suci.

Post a Comment

أحدث أقدم